godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Artikel / Uswah / Memperingati Isro’ Mi’roj Menggiatkan Sholat Berjamaah

Memperingati Isro’ Mi’roj Menggiatkan Sholat Berjamaah

 

MALANG, NUMUDA.ID – Peristiwa Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad saw. merupakan salah satu peristiwa besar dan bersejarah bagi umat muslim, salah satunya dengan turunnya perintah sholat. Setiap tahunnya di bulan Rojab, umat muslim memperingati peristiwa tersebut dengan beragam pengajian.

Tak terkecuali dengan warga kelurahan Ketawanggede kecamatan Lowokwaru yang tadi malam (1/4) menggelar peringatan Isro’ Mi’roj. Diselenggarakan di jalan sekitar masjid Rois Dahlan, peringatan kali ini digabungkan dengan peringatan hari lahir Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Deretan bendera hijau berlambang Ansor terpasang sepanjang area pelaksanaan. Seluruh Ansor dan Banser ranting Ketawanggede pun sibuk mempersiapkan acara. Deretan hadiah menggantung di atap terop sudah menanti untuk diambil.

Lantunan sholawat berirama dangdut membuka acara. Sebuah lagu dilantunkan grup As-Sakinah, kelompok musik yang khusus mengiringi mauidhoh hasanah Ustadz Kholili, pengasuh pesantren… Kepanjen Malang. Seusai pembukaan dan berbagai sambutan, warga mulai menyimak ceramah Ustadz Kholili.

“Peringatan Isro’ Mi’roj sudah setiap tahun dilakukan, sudah bukan waktunya saya menjelaskan sejarah lagi. Intinya pendalaman, bagaimana kita meramaikan masjid. Bagaimana masjid Rois Dahlan ini bisa penuh jamaahnya,” ucap beliau.

Sholat dewean iku rugi
Sholat dewean iku ora bathi
Jare kanjeng Nabi

Demikian cuplikan syair-syair menyelingi ceramah beliau serta beberapa gurauan yang membuat ibu-ibu dan bapak-bapak tertawa.

“Ibuk-ibuk, njenengan menawi semerap griyo kobongan, trus yugo njenengan tilem mriku. Njenengan pripun buk?” tanya ustadz Kholili pada jamaah.

Lanjut beliau, ketika melihat kebakaran, kita pasti akan berusaha sekuat tenaga menyelamatkan anak kita. Mulai dari membangunkannya, menyeretnya, bahkan kalau perlu menggendongnya. Beliau lalu mempertanyakan mengapa jika anak tidak bangun sholat subuh justru dibiarkan.

“Padahal nek anak njenengan ora tangi solat subuh, niku geni akhirat murup Buk.. ” tambah beliau mengingatkan jamaah.

Ustadz Kholili menekankan para jamaah akan pentingnya berjamaah dan menjaga sholat shubuh sebab sholat adalah tiang agama. Beliau mengingatkan pula, bahwa dunia pasti akan berakhir oleh karna itu penting untuk selalu mengingat adanya kematian.

 

Lihat Juga

Kyai As’ad, Kealiman dan Kesungguhan Mempelajari Ilmu

Sosok Kyai As’ad Syamsul Arifin : Kealiman dan Karya Kyai As’ad Syamsul Arifin merupakan sosok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.