godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Artikel / Paramuda / Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Klaten Jawa Tengah, menggelar acara Ngaji Sosmed

Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Klaten Jawa Tengah, menggelar acara Ngaji Sosmed

Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Klaten Jawa Tengah, menggelar acara Ngaji Sosmed: Tantangan NU di Era Dunia Digital, Ahad (21/1). Kegiatan yang diiringi dengan pelatihan jurnalistik tersebut diselenggarakan di Kantor Koperasi Batur Jaya, Ceper, Klaten.

Ketua LTN PCNU Kabupaten Klaten, Minardi menerangkan, kegiatan Ngaji Sosmed ini diharapkan dapat semakin merangsang terciptanya budaya literasi di kalangan warga Nahdliyin Klaten, khususnya di dunia maya.

“Tak terkecuali di dunia maya, warga NU juga harus ikut mewarnainya dengan tulisan mereka. Bila tidak, maka kekosongan tersebut bisa jadi akan diisi oleh mereka yang mengusung paham intoleran,” terang Minardi.

Dalam sambutannya, H. Mujiburrahman, selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten menegaskan bahwa para peserta akan mendapatkan beberapa materi jurnalistik, yaitu teori dasar jurnalistik dan tata cara membuat berita yang baik dan benar.

“Harapannya setelah pelatihan ini, para peserta juga dapat meramaikan situs website yang dimiliki NU Klaten, dengan menulis berita kegiatan dari masing-masing daerah,” ungkap beliau.

Acara ini dihadiri sekitar 70 peserta yang melibatkan perwakilan dari semua Lembaga NU di Klaten, semua Banom NU di Klaten dan semua perwakilan MWC NU di Klaten. Sejumlah narasumber yang akan hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua LTN PBNU Hari Usmayadi, Kepala Diskominfo Klaten Sri Winoto, Pengurus LTN PWNU Jawa Tengah Muhammad Ichwan, Komisi Media PWNU D.I. Yogyakarta Muhammad Abdul Kholiq, dan Wartawan NU Online Aji Najmuddin.

Lihat Juga

Lakpesdam NU Kota Malang Usulkan Perda Toleransi ke DPRD

Berbincang mengenai toleransi selalu menjadi tema serius dalam menjaga keharmonisan berbangsa dan beragama, karena sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.