godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Headline / KH. Ahmad Faqod Zubair : NU Madura solid mendukung kepemimpinan KH. Ma’ruf Amin dan KH. Said Aqil

KH. Ahmad Faqod Zubair : NU Madura solid mendukung kepemimpinan KH. Ma’ruf Amin dan KH. Said Aqil

Bangkalan, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Nurul Cholil Bangkalan Madura. Selain mengisi pengajian, kedatangan beliau juga untuk memberikan penguatan NU Madura.

Sebagai tanda dimulainya acara, Mutasyar PBNU cicit Syaichona Cholil Bangkalan KH Zubair Muntasor membuka acara tersebut dengan membacakan surah Al Fatihah.

Mewakili tuan rumah, KH Ahmad Faqod Zubair menyampaikan sambutanya.

“Saya mewakili keluarga besar Nurul Cholil dan PCNU Bangkalan mengucapkan terima kasih kepada para hadirin khususnya kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, saya yakin ini pertemuan bukan yang terakhir tapi kita akan ada pertemuan selanjutnya, kedatangan ini memang yang pertamakalinya tapi akan ada pertemuan selanjutnya,” katanya.

PCNU Bangkalan siap menjalankan dan menerima keputusan PBNU untuk kemaslahatan Madura
“NU Madura masih solid dan loyal pada hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang, mendukung kepemimpinan Kiai Said dan Kiai Maruf Amin, kami siap menerima dan mengawal keputusan PBNU,” katanya

“Meminta untuk sering hadir ke Madura dan kami siap mengawal dan mengamankan kehadirannya di Madura,” pungkasnya

Sementara itu, usai memberikan tausiyah kebangsaan dan Islam Nusantara, Kiai Said menyampaikan kepada wartawan terkait keberadaan Madura dalam peranannya mengawal NU dan NKRI.

“Bangkalan Madura, masih kita andalkan dalam membela Ahlussunah wal Jama’ah dan NKRI,” kata Kiai Said saat diwawancarai wartawan.

“Jangan khawatir, NU Bangkalan Madura masih punya prinsip tawassuth dan tasamuh, moderat dan toleran,” sambungnya.

Dalam menghadapi tahun politik dan dimana sebentar lagi akan ada pemilihan Gubernur Jawa Timur, Kiai Said berpesan untuk menjaga persatuan dan jangan ada permusuhan
“Kita memasuki tahun politik mari kita sukseskan, baik itu pilkada, pilpres dan khususnya pilgub jawa timur ini, jangan sampai kita terpecah belah, kita jaga persatuan demi keamanan, karena perpecahan yang rugi kita sendiri,” pungkasnya

Bagikan:

Lihat Juga

Mengenal Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) didirikan oleh ulama pondok pesantren di Surabaya pada tanggal 16 Rajab 1344 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.