godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Warta / Jam'iyyah / IPNU, IPPNU dan LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan

IPNU, IPPNU dan LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan

Press release: IPNU, IPPNU dan LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan

Denpasar, PWNU Bali – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan 72 tahun Indonesia, Pengurus Wilayah Lajnah at-Ta’lif wan-Nasyr (LTN) Provinsi Bali bekerja sama dengan IPNU dan IPNNU mengadakan Pengajian Kemerdekaan, Ahad (13/8). Pengajian yang bertemakan “Hubbul Wathan Minal Iman” merupakan program yang digagas oleh LTN NU Bali yang dilaksanakan oleh IPNU dan IPPNU.

Ketua LTN NU Bali Muhammad Taufiq Maulana, S.Sy.,M.H mengatakan, sebenarnya program kegiatan ini obyeknya para pemuda. Tujuannya adalah memberi kesempatan kepada para pemuda untuk bersama-sama belajar dan mencari ilmu dan wawasan melalui pengajian atau dialog. Maka, meskipun kegiatan Pengajian Kemerdekaan ini adalah program LTN NU Bali, LTN hanya sebagai penggagas namun penggerak dan pelaksananya teman-teman dari IPNU, IPPNU dan PMII. Program pengajian semacam ini akan diadakan secara rutin sebulan sekali dari masjid ke masjid.

Ketua panitia Muhamad Ardiansyah dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Pengajian Kemerdekaan ini sebagai upaya kita untuk mencintai tanah air kita lebih dalam lagi. Makanya, tema pengajian ini adalah Hubbul Wathan Minal Iman. Semoga kita sebagai pemuda benar-benar mencintai tanah air kita ini dengan cara belajar dan semangat berkarya.

Pengajian Kemerdekaan ini diisi oleh Da’i Muda Bali, yaitu Ustadz Muslimin yang menyampaikan materi “Falsafah Hubbul Wathan Minal Iman” dan Ustadz Ahmad Mulhaq dengan materi yang disampaikan “Kemerdekaan sebagai Kesempatan Memohon Ampunan”. Pembicara terakhir oleh Drs. H. Saifudin Zaini, M.Pd.I, beliau adalah salah satu pengurus PWNU Bali, pengurus FKUB dan ketua MUI Kota Denpasar.

Selain diisi ceramah, Pengajian Kemerdekaan yang bertempatkan di Masjid Al-Qamar ini, juga diisi dengan pembacaan puisi. Puisi pertama dibaca oleh Siti Khosinah dengan judul “Pahlawan Terbaik” karya Chairil Anwar. Pembaca puisi kedua oleh Ustadz Muhdori dengan judul “Karena Kami Telah Merdeka” karya Muhammad Taufiq Maulana.

Turut hadir pula dalam pengajian yang dihadiri lebih banyak dari mahasiswa STAI Denpasar Bali, Ketua Tanfizhiyah PWNU Bali Bapak H. Abdul Aziz, Ketua PW Pergunu sekaligus Ketua STAI Denpasar Bali Bapak Jumari, S.P.,M.Pd., dari perwakilan Ansor dan sebagainya.

Setelah Pengajian Kemerdekaan ini dilaksanakan, Ketua LTN NU Bali merencanakan akan mengadakan pengajian kembali pada bulan depan di masjid Al-Falah daerah Denpasar juga. Ketua LTN juga merencanakan kegiatan semacam ini selanjutnya akan bekerjasama dengan ormas ormas pemuda dari agama lain dengan tema-tema kebangsaan dan budaya.

Bagikan:

Lihat Juga

Prof. Julian Millie: Manaqib Menumbuhkan Suasana Intim, kehangatan, dan Inklusif.

Lakpesdam NU Kota Malang bekerja sama dengan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.