godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Serba-serbi / Santri Harus Lengkapi Diri dengan Kemampuan Menulis

Santri Harus Lengkapi Diri dengan Kemampuan Menulis

Tidak kurang dari 30 santri pilihan dari Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Kademangan Kota Probolinggo mengikuti pendidikan dan latihan atau diklat jurnalistik. Kegiatan yang berlangsung Ahad (5/2) ini menghadirkan narasumber dari NU Online dan PW Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PW LTN NU Jatim).

Mewakili pengasuh pesantren, Gus Abdul Karim Mujib menegaskan, para santri harus memiliki keterampilan menulis. Dengan demikian, pengetahuan agama yang telah dimiliki selama ini dapat disebar ke sejumlah lapisan masyarakat dengan lebih merata.

"Karena kalau hanya mengandalkan ceramah dan pengajian, maka yang bisa merasakan manfaatnya cukup terbatas," kata Gus Karim. Hal tersebut tentu akan sangat berbeda kalau para santri ternyata memiliki kelebihan dalam menulis. "Apa yang disampaikan di sini, maka dapat dirasakan dan dinikmati masyarakat lain dari berbagai belahan dunia," katanya.

Pendapat serupa disampaikan pemateri dari PW LTN NU Jatim Salahuddin. "Berdakwah saat ini tidak semata lewat podium dan di atas mimbar," kata alumnus Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo tersebut. Mas Udin, sapaan akrabnya, menjelaskan sejumlah fakta betapa dahsyatnya berdakwah lewat tulisan yang disebar dengan memanfaatkan sarana internet.

"Diharapkan usai pelatihan, maka website pesantren dapat dikelola kembali dengan rubrikasi dan konten yang sesuai dengan ciri khas pesantren," kata Ainul Yaqien.

Santri senior yang menjadi Redaktur Pelaksana Majalah Syuro Roubin milik pesantren setempat itu sangat berharap sejumlah prestasi dan kajian kepesantrenan dapat diketahui khalayak.

"Di samping sebagai sarana dakwah, hal tersebut juga demikian mengenalkan pesantren kepada berbagai kalangan," ungkapnya.

Selama kegiatan yang berlangsung di aula pesantren setempat, para peserta memperoleh materi berupa jenis-jenis tulisan dan manajemen redaksional yang disampaikan Syaifullah dari NU Online. Sedangkan Mas Udin menjelaskan perbandingan dan kelebihan antara media cetak maupun online.

Bagikan:

Lihat Juga

Langkah Awal Perjuangan, IPNU IPPNU Kota Malang Adakan Pelantikan dan Rapat Kerja

Malang – numuda.id Ahad (30/09) kemarin, segenap pengurus Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kota Malang Masa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.