godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Artikel / Uswah / Profil, Biodata dan Biografi Mengenang Alm. KH. Hasyim Muzadi

Profil, Biodata dan Biografi Mengenang Alm. KH. Hasyim Muzadi

Profil, Biodata dan Biografi Lengkap KH. Hasyim Muzadi – Tak bisa dipungkiri bahwa Islam di Indonesia merupakan Islam yang begitu banyak mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Islam di Indonesia dikatakan lebih bisa menjaga perdamaian dengan toleransi keberagamaan yang sangat tinggi. Ada banyak tokoh Islam toleransi yang muncul di Indonesia. Bukan saja diakui di Indonesia, para ulama yang menjunjung tinggi toleransi dalam beragama ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari dunia internasional.

Selain Gus Dur, nama besar ulama Indonesia yang sepak terjangnya diakui oleh dunia internasional adalah sosok profil KH. Hasyim Muzadi. Sama dengan Gus Dur, KH. Hasyim Muzadi juga ada
lah seorang Ketua Umum PBNU yang notabene adalah organisasi Islam terbesar bukan saja di Indonesia, namun juga di dunia. Pemikiran-pemikiran cerdas dari KH. Hasyim Muzadi ini begiu brilian dan sangat relevan dengan perkembangan Islam kekinian. Selalu banyak yang menantikan ulasan dan pendapat beliau terkait masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat maupun negara, terutama mengenai radikalisme.

Cara pandang KH. Hasyim Muzadi yang selalu bisa menenangkan adalah kelebihan beliau dalam menghadapi persoalan bangsa. Dalam perjalanan karirnya, KH. Hasyim Muzadi tidak bisa dilepaskan dari Nahdlatul Ulama. KH. Hasyim Muzadi semenjak masih muda sudah berkecimpung di ke NU an, dan ini kelihatannya sudah mendarah daging. Keilmuan beliau mengani Islam tentu kita sepakat bahwa beliau adalah Ulama besar yang sangat mumpuni di berbagai bidang ilmu agama.
Di Indonesia, sosok profil KH. Hasyim Muzadi ini dikenal sebagai seorang Ulama yang dikenal selalu membawa nafas nasionalis dan pluralis. Sama seperti pendahulunya, Gus Dur, KH. Hasyim Muzadi selalu membawa nafas nasionalisme anti radikalisme dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama melalu nafas pluralisme. Perjuangan KH. Hasyim Muzadi untuk Nahdlatul Ulama dan Indonesia tentu kita semua sudah mengetahuinya, terutama dalam menjaga NKRI dari ancaman radikalisme.

Profil dan Biodata Lengkap KH. Hasyim Muzadi
•    Nama: KH Achmad Hasyim Muzadi(KH Hasyim Muzadi)
•    Tanggal Lahir: 8 Agustus 1944
•    Kota Lahir : Bangilan, Tuban,
•    Jabatan: Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (1999-2004 dan 2004-2009)
•    Istri : Hj. Mutammimah
•    Anak : Enam orang (3 putra dan 3 putri)
•    Ayah : H. Muzadi
•    Ibu : Hj. Rumyati
•    Kemampuan Bahasa : Indonesia, Arab, Inggris

Riwayat Pendidikan KH. Hasyim Muzadi
•    Madrasah lbtidaiyah Tuban-Jawa Timur 1950-1953
•    SD Tuban-Jawa Timur 1954-1955
•    SMPN I Tuban-Jawa Timur 1955-1956
•    KMI Gontor, Ponorogo-Jawa Timur 1956-1962
•    PP Senori, Tuban-Jawa Timur 1963
•    PP Lasem-Jawa Tengah 1963
•    IAIN Malang-Jawa Timur 1964-1969
•    Bahasa 1972-1982

Perjalanan Karir KH. Hasyim Muzadi
•    Membuka Pesantren Al-Hikam di Jalan Cengger Ayam, Kodya Malang
•    Anggota DPRD Kotamadya Malang dari PPP
•    Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Malang
•    Anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur 1986-1987

Karir Organisasi KH. Hasyim Muzadi
•    Ketua Ranting NU Bululawang-Malang, 1964
•    Ketua Anak Cabang GP Ansor Bululawang-Malang 1965
•    Ketua Cabang PMII Malang 1966
•    Ketua KAMMI Malang 1966
•    Ketua Cabang GP Ansor Malang 1967-1971
•    Wakil Ketua PCNU Malang 1971-1973
•    Ketua DPC PPP Malang 1973-1977
•    Ketua PCNU Malang 1973-1977
•    Ketua PW GP Ansor Jawa Timur 1983-1987
•    Ketua PP GP Ansor 1987-1991
•    Sekretaris PWNU Jawa Timur 1987-1988
•    Wakil Ketua PWNU Jawa Timur 1988-1992
•    Ketua PWNU Jawa Timur 1992-1999
•    Ketua Umum PBNU 1999-2004
•    Ketua Umum PBNU 2004-2009
•    Anggota DPRD Tingkat II Malang-Jawa Timur

Karya Tulis Buku KH. Hasyim Muzadi
•    Membangun NU Pasca Gus Dur, Grasindo, Jakarta, 1999.
•    NU di Tengah Agenda Persoalan Bangsa, Logo, Jakarta, 1999.
•    Menyembuhkan Luka NU, Jakarta, Logos, 2002.

Bagikan:

Lihat Juga

Mengenang 1000 Hari Allah Yarham KH Muchit Muzadi # Testimoni: Mbah Muchith, Santri Saklawase

Malang – numuda.id Testimoni: Mbah Muchith, Santri Saklawase Oleh : Nur Hidayat (Humas Pesantren Tebuireng …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.