godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Beranda / Serba-serbi / Klarifikasi Pendataan Ulama, Kapolda sowan KH Maftuh Said

Klarifikasi Pendataan Ulama, Kapolda sowan KH Maftuh Said

Isu pendataan ulama oleh kepolisian yang menimbulkan pro kontra di kalangan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) terus berusaha diredam. Salah satunya, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin pada minggu (12/2) kemarin melakukan kunjungan kerja di kediaman Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Malang, KH Maftuh Said. Pria kelahiran Ketintang, Surabaya 6 September 1960 itu menyatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan selain untuk memohon doa restu atas pelantikannya yang baru genap 1 bulan bertugas di Jawa Timur juga untuk memberikan klarifikasi atas itu tersebut.

’’Pendataan yang dimaksudkan oleh Polri itu semata-mata bagian dari silaturahmi, bukan untuk sertifikasi ulama yang selama ini beredar di media sosial,’’ ujar Machfud Arifin dalam diskusi terbatas.

Dalam kunjungan itu, Kapolda Jatim juga didampingi oleh Kapolres Malang  AKBP Yade Setiawan Ujung dan beberapa pejabat teras Polda Jatim. Pertemuan tertutup itu juga dihadiri jajaran pengurus PCNU Kabupaten Malang.

Pria yang pernah bertugas sebagai Kapolsektif Batu pada 1994 itu menyatakan bahwa banyak isu yang berkembang yang kontraproduktif terhadap hubungan baik antara polri dengan ulama. Karena itu, Machfud sebagai pucuk pimpinan tertinggi kepolisian di Jatim itu siap berkeliling dan sowan ke Kya dan tokoh-tokoh ulama untuk menyampaikan klarifikasi agar isu yang tersebar itu. ’’Ya seperti yang kami lakukan sekarang ini dalam rangka sowan dan menyambung silaturahmi,’’ kata dia.

Kapolda menyatakan bahwa saat ini banyak berkembang aliran dan golongan yang berusaha memecah belah persatuan NKRI. Karena itu, kepolisian harus tanggap dan berkolaborasi dengan ormas-ormas Islam, terutama NU, untuk menangkal perkembangan aliran dan golongan tersebut.

’’Mereka patut diwaspadai karena meneriakkan kebangsaan padahal sebenarnya tujuannya mendirikan khilafah dan anti empat pilar. Untuk melawan pertumbuhan mereka, NU saya rasa sangat tepat untuk diajak turut serta,’’ ujar mantan Kadiv IT, Mabes Polri tersebut.

KH Maftuh menyatakan, bahwa NU siap mendukung langkah kepolisian untuk menjaga keutuhan NKRI. Pengasuh PP Al-Munawariyah tersebut menyatakan bahwa selama ini NU adalah organisasi yang paling konsisten dalam mengawal ideologi Pancasila dan NKRI. Karena itu, beliau menyambut baik langkah Kapolda yang mau turun gunung dan sowan kepada ulama sebagai bagian dari tugas menjaga keutuhan NKRI.

’’NU ikut mendirikan NKRI, maka pada prinsipnya kami harus melanjutkan perjuangan para ulama-ulama pendahulu yang berjuang untuk kemerdekaan RI dengan resolusi jihad dan bahkan gerakan perjuangan santri,’’ ujar KH Maftuh.(*)

 

Bagikan:

Lihat Juga

Langkah Awal Perjuangan, IPNU IPPNU Kota Malang Adakan Pelantikan dan Rapat Kerja

Malang – numuda.id Ahad (30/09) kemarin, segenap pengurus Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kota Malang Masa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.